10 PESAN GIZI SEIMBANG

December 10, 2017
Pesan umum gizi seimbang berlaku untuk usia dewasa dari berbagai lapisan masayarakat dalam kondisi sehat dan untuk mempertahankan hidup sehat. Untuk itu perlu diketahui, dipelajari dan diaplikasikan dalam aktivitas keseharian keluarga, 10 pesan gizi tersebut diantaranya:

10 PESAN GIZI SEIMBANG


  • Syukuri dan nikmati anekaragaman makanan


Mutu gizi dan kelengkapan zat Gizi dipengaruhi oleh keragaman jenis pangan yang dikonsumsi, semakin beragam semakain bisa memenuhi kebutuhan gizi. Oleh karena itu konsumsi keaneragaan pangan merupakan salah satu anjuran penting dalam mewujudkan gizi seimbang, yakni mengkonsumsi lima kelompok pangan setiap hari atau setiap kali makan yaitu; makanan pokok, lauk, sayur, buah dan minuman.


  • Banyak makan sayuran dan buah-buahan


Sayuran dan buah merupakan sumber vitamin, mineral dan serat pangan yang berperan dalam mengatur metabolisme dan fungsi organ. Konsumsi sayur dan buah yang tinggi dapat menjaga nilai normal tekanan darah, kadar gula, dan kolesterol, juga merupakan resiko sulit buang air besar, kegemukan dan berperan mencegah penyakit tidak menular. Konsumsi sayur dan buah yang cukup menjadi salah satu indikator nsederhana tercapainya gizi seimbang.


  • Biasakan konsumsi lauk pauk yang mengandung protein tinggi


Lauk pauk merupakan sumber protein yang berperan terutama dalam proses pertumbuhan dan generasi sel. Lauk-pauk terderi dari lauk hewani dan nabati, sumber protein hewani dan nabati. Meskipun keduanya sama-sama menyediakan protein, tetapi masing-masing kelompok pangan tersebut mempunyai keunggulan dan kekurangan.

Pangan hewani mempunyai asam amino yang lebih lengkap namun juga mengandung tinggi kolesterol. Pangan nabati mempunyai keunggulan proporsi lemak tidak jenuh lebih banyak. Juga mengandung isollavin, antioksidan dan ati kolesterol. Namunkualitas proein nabati lebih rendah dibanding protein hewani.


  • Biasakan mengkonsumsi aneka ragaman makanan pokok


Makanan pokok adalah pangan utama sumber karbonhidrat yang telah menjadi bagian dari budaya makan bangsa indonesia, contohnya beras, jagung, singkong, ubi, talas, garut, sorgum, sagu. Disamping mengandung karbohidrat, bahan makanan pokok biasanya mengandung vitamin B1, B2 dan beberapa mineral.

  • Batasi konsumsi manis, asin dan berlemak

Gula, garam, dan lemak berhubungan dengan resiko penyakit degeneratif, seperti: diabetes mellitus, hipertensi, penyakit pembuluh darah dan jantung. Oleh karena itu batasi konsumsinya, yakni: Gula maks 50gr/hari, garam 1 sdt/hari, lemak maks 5sdm.

  • Biasakan sarapan

Sarapan pagi menyediakan tubuh dengan zat gizi yang diperlukan untuk berfikir, bekerja dan melakukan aktifitas fisik secara optimal setelah bangun pagi. Membiasakan sarapan berari membiasakan disiplin bangu pagi dan beraktifitas pagi serta tercegah dari makanan berlebihan dikala makan kudapan atau makan siang. Oleh karena itu sarapan merupakan perilaku penting dalam mewujudkan gizi seimbang.

  • Biasakan minum air putih yang cukup dan aman

Air merupakan zat gizi esensial yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah banyak untuk hidup sehat. Air diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Berbagai faktor yang mempengaruhi kebutuhan air adalah tahapan pertumbuhan, laju metabolisme, aktifitas fisik, laju pernafasan, suhu tubuh, jenis dan jumlah padatan yang dikeluarkan ginjal, pola konsumsi pangan, dan lingkungan

  • Biasakan membaca label pada kemasan pangan

Label adalah keterangan tentang isi, jenis, komposisi zat gizi, tanggal kadaluarsa dan keterangan penting lain yang tercantum pada kemasan. Semua informasi yang rinci membantu konsumen untuk mengetahui kandungan makanan tersebut, sehingga konsumen mengetahui bahaya atau resiko saat mengkonsumsinya.

  • Cuci tangan pakai sabun dengan air bersih mengalir

Pentingnya cuci tangan secara baik dan benar agar tejaga kebersihan dan bebas dari bakteri/ kuman pencemar, serta mencegah penyebaran penyakit.

Kapan saat tepat cuci tangan: sebelum dan sesudah makan atau memegang makanan, sesudah BAB, sesudah menceboki anak, sesudah memegang binatang dan sesudah berkebun, sebelum memberikan ASI pada Bayi.

  • Lakukan aktivitas fisik yang cukup dan pertahankan berat badan normal

Aktifitas Fisik adalah olah gerak tubuh yang memerlukan tenaga atau energi. pengeluaran energi dari aktifitas fisik merupakan faktor penyeimbang asupan kalori dari makan sehai-hari. Keduanya akan dapat mempertahankan berat badan ideal dan kebugaran.


Oleh : 

Nama       : Akbar Fathurahman
Prodi        : Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Garut 

Artikel Terkait

Previous
Next Post »